Jumat, 27/05/2022 | 22:33 WIB
Gresik Satu

Yasse Barbershop Jujugan Anak Muda Gresik Ingin Tampil Rapi dan Kekinian

Askoeri saat melayani pelanggan di Yasse Barbershop miliknya, Jumat (4/3/2022)./ Foto: TBK

GresikSatu I Harga yang terjangkau di kantong, hasil pangkasan rambut yang rapi dan kekinian tidak kalah dengan salon-salon profesional membuat Yasse Barbershop menjadi jujugan kalangan anak muda di Kota Gresik yang ingin tampil dengan gaya rambut yang stylis dan kekinian sesuai perkembangan jaman.

Di barbershop milik Askoeri (36) yang terletak di jalan Wahidin Sudirohusodo, Kebomas ini, untuk potong rambut dewasa dikenakan tarif Rp. 20.000, anak-anak sebesar Rp.20.000. Tidak hanya itu, Barbershop ini juga melayani hair colour tentu dengan tarif yang berbeda.

Pada hari-hari biasa pelanggan yang datang bisa mencapai 80 orang, berbeda ketika pada hari Minggu atau hari libur, apalagi jika menjelang hari raya Idul Fitri bisa mencapai 100 pelanggan bahkan lebih dalam sehari.

Askoeri menceritakan berawal sering bergaul dengan rekan-rekannya yang berprofesi sebagai hair style salon dan belajar secara otodidak selama lebih dari tiga tahun, pada tahun 2007 memberanikan diri untuk mencoba membuka bisnis sendiri.

“Mulai tertarik dengan pangkas rambut itu karena bergaul dengan teman-teman yang bekerja di salon. Lambat lain, belajar sendiri secara otodidak dan alhamdulilah bisa membuka sendiri tahun 2007 di depan rumah,” kata Askoeri, Jumat (4/2/2022).

Setelah menjalani bisnis ini selama 15 tahun dan berpindah-pindah kontrakan untuk tempat usahanya, Askoeri kini memiliki 6 karyawan, dalam sehari pelanggan yang datang bisa mencapai 70-80, apalagi jika akhir pekan atau hari menjelang Idul Fitri bisa mencapai 100 pelanggan yang datang untuk memangkas rambut.

“Pelanggan yang datang kebanyakan anak-anak muda (laki-laki), kadang ada juga yang anak kecil. Hari biasa bisa lebih dari 70 pelanggan. Apalagi jelang lebaran bisa 100 pelanggan dalam sehari,” jelasnya.

Bapak dua anak ini melanjutkan Barbershop miliknya buka setiap hari, mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Kadang ada juga pelanggan yang datang pas waktu akan tutup, tapi tetap minta untuk di layani, maka akan dikenakan tarif tiga kali lipat.

“Kami buka setiap hari, dari pagi jam 9.00 WIB sampai malam jam 22.00 WIB. Untuk model potongan rambut, kami sesuai permintaan pelanggan. Tapi kadang ada saja pelanggan yang datang melebihi jam, jadi kami ambil tarif Rp. 50.000, ya ada juga yang mau,” kata Askoeri.

Usaha Barbershop yang dirintisnya berkembang dengan pesat seiring dengan tren anak-anak muda yang ingin tampil dengan gaya rambut yang stylis, serta puas atas layanan yang diberikan. Karena itu, setiap enam bulan sekali mengajak karyawannya untuk gathering, berwisata bersama keluarga.

“Alhamdulillah, setiap enam bulan sekali kami adakan gathering bersama ke tempat wisata di beberapa kota di Jawa Timur dan Jogjakarta,” ucap Askoeri.

Selain itu, Askoeri menambahkan untuk tetap menjaga kedisiplinan karyawan, jika ada yang telat datang jam kerja maka akan di kenakan denda sebesar Rp. 20.000.

“Ya kalau ada karyawan yang telat datang, akan didenda sebesar Rp. 20.000, itu semua untuk kemajuan Barbershop juga untuk pengingat karyawan agar selalu disiplin, tidak ada maksud lainnya. Dan Alhamdulillah, tetap disiplin hingga saat ini,” jelas pria yang mengidolakan Jhony Andrean ini.**