Rabu, 26/01/2022 | 11:50 WIB
Gresik Satu

Pengemudi Truk Tabrak Pasutri di Sidayu, Suaminya Meninggal Dunia

Kondisi kendaraan korban usai kecelakaan / foto : istimewa

GresikSatu | Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Jalan Raya Desa Asempapak, Kecamatan Sidayu, Gresik, Senin (10/1/2022). Sepasang suami istri tertabrak truk, suaminya meninggal dunia, sedangkan istrinya mengalami luka berat.

Kronologis kejadian itu bermula, ketika Irhas Shobirin (26) mengendarai motor bersama Juniati (23) istrinya, melaju dari arah utara ke selatan. Saat itu, warga Desa Asempapak, Kecamatan Ujungpangkah melaju dengan kecepatan sedang.

Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP), dari arah berlawanan sebuah truk box yang dikemudikan Miftahul Huda (23) melaju dengan sangat kencang. Diduga karena ngantuk, truk Nopol : L9047BQ itu menyasak pasangan sumai istri.

Tabrakan itu membuat Shobirin bersama istrinya terseret hingga 20 meter. Motor korban jenis beat Nopol : W2263AT sampai masuk ke kolong truk bagian depan. Kondisinya ringsek parah. Sedangkan pemilknya terpental jauh dari kendaraan.

Baca Juga : PN Gresik Tangani Ratusan Perkara Pidana, Kasus Narkoba Mendominasi

Akibat dari kejadian tragis itu, Irhas Shobirin meninggal dunia di tempat. Sedangkan istrinya masih selamat, hanya mengalami patah kaki sebelah kanan. Kedua korban yang baru menjalankan pernikahan beberapa bulan itu, harus berpisah selama-lamanya.

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Suharto mengatakan, usai terlibat kecelakaan kedua korban langsung dirujuk ke RS Ibnu Sina Gresik. Suaminya meninggal dunia istrinya berhasil selamat.

“Pada saat melaju dari arah selatan ke utara tiba-tiba kendaraan tersebut kurang menguasai kendaraan. Ditambah kondisi cuca tengah hujan,” katanya.

Dari pengakuan pelaku ke polisi, kendaraan truk berjalan ditengah markah jalan. Lalu tiba-tiba membanting setir ke kanan dan menabrak kendaraan motor yang ditumpangi pasangan suami istri itu.

“Selanjutnya korban dan pelaku dalam penyelidikan dimintai keterangan Polsek Sidayu Gresik lalu dilimpahkan petugas piket,” terangnya.

Sedangkan pelaku yang menabrkan dimankan beserta barang bukti. Dalam kejadian ini, kerugian materiil mencapai Rp 2 juta.

Tinggalkan Komentar